Jumat, 14 Oktober 2022

Gotong Royong Masyarakat Pesisir Pantai Rap-Rap bersama Calon Hukum Tua Terpilih Yopi Dame Memperbaiki Air Bersih Yang "Mati"

Rap-Rap,Minsel.
Setelah selesai melaksanakan pesta demokrasi Pemihan Kepala Desa atau Hukum Tua pada Rabu 12 Oktober 2022, Masyarakat desa rap-rap khususnya di bagian pesisir pantai pada rabu malam di hebohkan dengan tidak jalanya air bersih (air bor) yang khusus di peruntukkan untuk masyarakat pesisir pantai rap-rap.
Merespon kejadian itu, beragam postingan keluhan masyarakat di sosial media facebook bermunculan bahkan kejadian itu langsung mendapat respon dari calon hukum tua terpilih Yopi Dame. 

Pada kamis, 13 Oktober 2022 masyarakat pesisir pantai rap-rap bersama calon hukum tua terpilih bergotong royong memperbaiki air bersih yang tiba-tiba "mati" usai pemilihan hukum tua. 
Dengan peralatan seadanya, perbaikan air bersih ini di lakukan sejak pagi sampai malam hari atau sampai air mengalir ke masyarakat pesisir pantai.
Dan setelah bekerja keras seharian penuh masyarakat pesisir pantai pun pagi ini atau Jumat 14 Oktober 2022 bisa menikmati air bersih yang boleh mengalir sebagai bentuk semangat Gotong Royong masyarakat pantai dan calon hukum tua terpilih Yopi Dame.

" Bekerja bersama-sama, nikmati bersama-sama" Pemilihan hukum tua telah usai, mari kita jaga kerukunan dan kebersamaan kita untuk desa rap-rap semakin maju, sejahtera, dan di berkati.

Rabu, 12 Oktober 2022

"RAP-RAP BA PILIH HUKUM TUA"

Rap-Rap, Minsel.
Hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi masyarakat desa rap-rap Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Pasalnya hari ini merupakan hari penentuan di mana masyarakat desa rap-rap akan memilih orang nomor satu di desa rap-rap yang akan memimpin selama 6 Tahun ke depan.
Dalam pemilihan kali ini ada 5 calon hukum tua yang akan berlomba meraih dukungan terbanyak masyarakat desa rap-rap, dengan nomor urut sebagai berikut :
1. Yopy Dame
2. Rudy Robinson Haniko S.Pd
3. Reynol Mamuli
4. Melky Sedik Balahai
5. Suparman Sinipirang
Siapa yang nantinya yang akan terpilih nanti menjadi orang nomor satu di desa rap-rap sekaligus sebagai hukum tua desa rap-rap terpilih, smoga akan membawa desa ini ke arah yang lebih baik.

Salam damai, baku-baku jaga, baku-baku bae, Tuhan menyertai kita semua.

Rabu, 28 September 2022

Tak Terima Hasil Seleksi Panitia PILHUT Kabupaten MINSEL, Masyarakat Rap-Rap: "Panitia Nda Netral"

Rap-Rap, Tatapaan.
Hari ini Rabu, 28 September 2022 merupakan jadwal atau tahapan penyampaian hasil seleksi tambahan bakal calon hukum tua khususnya yang ada di desa rap-rap. Sebagaimana yang telah di ketahui desa rap-rap merupakan salah satu desa di Minsel yang akan melakukan pemilihan hukum tua atau kepala desa di bulan oktober nanti. Di desa rap-rap sendiri terdapat 10 bakal calon hukum tua yang telah mendaftarkan diri di panitia lokal atau panitia desa, dan sesuai dengan aturan bahwa jika ada lebih dari 5 calon yang mendaftarkan diri maka akan ada seleksi tambahan yang akan di lakukan oleh panitia kabupaten sehingga hanya tersisa 5 calon yang bertanding dalam pemilihan nanti.

Setelah melakukan seleksi tambahan pada 20 sampai 27 September sesuai dengan informasi, hari ini merupakan penyampaian hasil seleksi yang di lakukan panitia kabupaten yang di sampaikan oleh panitia Pilhut yang ada di desa.

Merespon hasil seleksi yang di sampaikan panitia pagi ini, sejumlah masyarakat rap-rap melakukan aksi protes dengan melakukan orasi dan penolakan hasil seleksi yang di bacakan panitia pilhut desa.

Panitia di desa pun memberi penjelasan agar masa menyampaikan orasinya ke panitia kabupaten bukan ke panitia desa karena mereka hanya membacakan hasil keputusan dari panitia kabupaten. "Torang cuma menjalankan tugas, baca hasil seleksi dari panitia kabupaten jadi kalu masyarakat nda tarima ni hasil silakan sampaikan ke panitia kabupaten" ujar ketua Panitia PILHUT desa rap-rap Destu Janis.

Beberapa waktu lalu sempat beredar isu di masyarakat rap-rap bahwa telah ada beberapa calon hukum tua yang merupakan rekomendasi partai sehingga jika ada calon yang mendaftar di luar dari nama-nama yang di rekomendasikan pasti tidak akan di loloskan waktu masuk dalam tahapan seleksi tambahan. Dan isu itu pun sempat di bantah oleh pengurus partai yang terkait, bahwa tidak ada sama sekali namanya rekomendasi partai dalam pemilihan hukum tua saat ini.

Namun pada kenyataannya, nama-nama yang lolos seleksi tambahan yang di lakukan panitia kabupaten yang di sampaikan panitia desa hari ini merupakan nama-nama yang sempat di isukan beberapa waktu lalu yang adalah rekomendasi partai.

Benarkah Panitia Kabupaten Minsel tidak Netral..? atau  adakah Oknum yang bermain dalam seleksi ini..? bagaimana dengan slogan perubahan..? 
Semoga ini semua bisa terjawab, karena sesungguhnya "secepat apapun kebohongan berlari, kebenaran pasti akan mendahuluinya".




 

Senin, 09 Mei 2022

Sering Terjdi Pencurian, Warga Rap-Rap di Minta Lebih Waspada..!

Rap-Rap, Minsel.
Akhir-akhir ini masyarakat desa Rap-Rap, Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan di hebohkan dengan kasus pencurian yang terjadi dengan jedah waktu yang cukup dekat.
Kejadian pencurian yang sempat menghebohkan masyarakat desa raprap  terjadi pertama kali pada salah satu warga yang bernama Arif Saseki, Pemuda yang beraktivitas sebagai Penjual Vocer data, dan pulsa ini mengalami pencurian pada hari minggu 01 Mei 2022 saat dia mengikuti ibadah di gedung gereja.

Dia menyadari adanya tindakan pencurian setelah selesai ibadah  atau sekitar Pukul 13:30 siang pada saat berada di rumah kemudian ada orang yang akan membeli vocer data, dan saat akan di ambil teryata vocernya sudah tidak ada. Selain vocer setelah di periksa trnyata uang hasil penjualan pun sudah tidak ada.

Setelah di pastikan bahwah telah terjadi pencurian, Arif langsung membuat status di media sosial tentang kejadian yang ia alami dan itu sempat menghebohkan warga net khususnya yang ada di desa rap-rap.

Namun, setelah beberapa hari kemudian baru di ketahui juga ternyata bukan hanya vocer data, dan uang penjualan yang di curi tapi juga Calengan/tabungan juga telah hilang di curi.
Setelah Kejadian itu atau beberapa hari kemudian, terjadi lagi pencurian di warga rap-rap mulai dari uang ratusan ribu di beberapa org, Laptop, dan terakhir HP. Dan semua kejadian Pencurian ini Terajdi Pada Siang Hari dengan waktu hanya berbeda beberapa hari saja..

Dan sampai saat ini pelaku belum di temukan, ini sangat berbahaya dan tidak aman bagi warga rap-rap karena Pelaku masi berkeliaran. 

Peran Pemerintah sangat penting untuk mengungkap pelaku pencurian ini, jangan biarkan pelaku terus melakukan aksi dan merugikan masyarakat. 

Dan yang terpenting juga bagaimana masyarakat rap-rap harus lebih waspada lagi terhadap orang-orang yang mencurigakan, menyimpan barang-barang berharga di tempat yang aman, Dan lebih waspada dan tingkatkan keamanan di sekitar sekitar kita.

Seperti pesan Bang Napi : " Kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelakunya, tapi karena ada kesempatan.. Waspadalah..! Waspadalah..!"