Rabu, 13 November 2019

PENGURUS KARANG TARUNA DESA RAP-RAP YANG BARU

Atas pertolongan Tuhan, pada hari Senin 11 November 2019 telah terbentuk pengurus karang taruna yang baru di desa rap-rap. Meski sempat terjadi beberapa kali protes dari seorang anggota BPD karena beberapa pengurus yang terpilih masih aktif dalam organisasi gereja maupun organisasi masyarakat sehingga membuat pengurus yang terpilih yang kesemuanya adalah generasi muda desa rap-rap merasa di tekan dan semuanya sempat menyatakan tidak bersedia menjadi pengurus karang taruna terpilih. Melihat hal itu, seorang tokoh masyarakat Bpk.Rudy Haniko S.pd langsung memberikan tanggapan, saran, pengertian dan motivasi kepada pengurus yang terpilih bersama perangkat desa dan BPD yang hadir pada saat itu sehingga membuat suasana menjadi tenang kembali.

Sebagaimana aturan mengenai persyaratan menjadi pengurus karang taruna Secara umum Harus memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Setia kepada pancasila dan UUD 1945;
c. Berdomisili di wilayah tingkatannya yang dibuktikan dengan identitas resmi;
d. Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat;
e. Bertanggung jawab, berakhlaq baik, dan mampu bekerja dengan timnya maupun dengan berbagai pihak
f. Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 45 tahun
g. Memenuhi dan memahami aspek keorganisasian serta mengetahui ke-karang taruna-an;
h. Peduli terhadap lingkungan masyarakat
i. Pernah duduk sebagai pengurus Karang Taruna minimal 2 tingkat di bawahnya;
j. Berpendidikan minimal SLTA/sederajat untuk kepengurusan tingkat Kabupaten/Kota hingga Nasional, minimal SLTP/Sederajat untuk kepengurusan ttingkat kecamatan, dan minimal lulusan SD/Sederajat untuk tingkat Desa/Kelurahan.

Dengan membaca persyaratan ini seharusnya tidak ada lagi yang harus di komplain oleh anggota BPD tersebut, karena mereka yang sudah terpilih telah memenuhi persyaratan yang sudah ada. Dan dengan penjelasan itu pulah maka pengurus yang terpilih di berikan kesempatan sekali lagi untuk memberikan jawaban bersedia atau tidak bersedia menjadi pengurus karang taruna terpilih yang pada akhirnya mereka yang terpilih bersedia untuk menjadi pengurus karang taruna terpilih.

Berikut Nama-Nama pengurus Karang Taruna Desa Rap-Rap yang terpilih :

 Ketua : Vandi Chindra Harimisa



 Wakil Ketua : Arif Saseki




Sekertaris : Selly Silangen




Bendahara : Rofly Tamarongke




Selamat bekerja Generasi muda Rap-Rap, lakukanlah yang terbaik jangan biarkan kita terus di abaikan tetapi tunjukan bahwa kita mampu melakukan lebih dari apa yang bisa mereka pikirkan. Bersama Karang Taruna yang di beri nama "The Shine Of Rap-Rap" kita bangkit, kita maju, dan kita bangun desa kita yang tercinta.




Selasa, 05 November 2019

5 TEMPAT YANG TERABAIKAN di DESA RAP-RAP

1. LAPANGAN ATAU TEMPAT OLAHRAGA DESA



Lapangan atau tempat olahraga merupakan sarana yang sangat penting untuk berbagai kegiatan di desa terutama kegiatan olahraga yang pastinya akan melibatkan berbagai kalangan dari yang tua sampai yang muda. Namun sangat di sayangkan, sampai saat ini lapangan olahraga di desa raprap belum tersedia secara maksimal, lapangan yang dulunya berada di seputaran pantai (gambar di atas merupakan lokasi awal lapangan desa) kini mulai terhalang dengan berbagai pembangunan yang ada di desa, seharusnya pemerintah secepatnya mencari solusi mengingat pentingnya lapangan atau tempat olahraga ini, karena dengan demikian bisa mengurangi kegiatan negatif para generasi muda karena waktu mereka akan di isi dengan berolahraga.

2. TEMPAT SAMPAH








Tempat sampah, merupakan hal yang cukup langkah di desa rap-rap mengingat belum tersedianya TPA di Desa raprap sehingga membuat banyak masyarakat membuang sampah sembarangan, mulai dari sungai (gambar di atas, merupakan sampah di sungai (kuala batu) yang sudah menumpuk dan menimbulkan bau busuk) pantai dan tempat lainnya. Hal ini seharusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah untuk mencari jalan keluar sebelum sampah ini menimbulkan hal-hal yang kita tidak inginkan bersama.

3. AIR BERSIH




hal ini seharusnya tak perlu terjadi jika pemerintah lebih serius menangani masalah ini, tapi pada kenyataannya sampai saat ini masyarakat masih kesulitan mendapatkan air bersih. Meski sudah di lakukan perbaikan oleh pemerintah  namun rata-rata masih banyak yang belum menikmati air bersih ini. Semoga pemerintah secepatnya menangani masalah ini dengan tindakan yang lebih serius lagi.

4. JEMBATAN 

               
                  
Sempat menjadi Viral ketika jembatan penghubung raprap ke tanawangko ini di sebarkan ke Medsos, Namun hingga hari ini jembatan di raprap masih menunggu janji-janji dari berbagai kalangan yang tak kunjung di tepati. Meski demikian masyarakat hanya bisa memperbaiki dengan peralatan dan biaya seadanya agar tetap bisa melakukan berbagai aktivitas melewati jembatan itu.


5. PANTAI







Pantai RapRap, ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling menjanjikan sebenarnya, namun dengan kurangnya perhatian dari masyarakat maupun pemerintah membuat pantai ini terbengkalai dengan berbagai permasalahan yang terjadi, mulai dari sampah di mana-mana, pengikisan pantai, dan kotoran-kotaran hewan peliharaan.



"informasi ini bukan untuk mencari siapa yang salah atau siapa yang benar tapi marilah kita menjalin kerja sama, mencari solusi dan marilah, kita bangun desa kita ini DESA RAP-RAP dengan hati yang tulus dan penuh dengan kejujuran agar desa kita selalu di berkati. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf.
Terimakasih....