Rabu, 28 September 2022

Tak Terima Hasil Seleksi Panitia PILHUT Kabupaten MINSEL, Masyarakat Rap-Rap: "Panitia Nda Netral"

Rap-Rap, Tatapaan.
Hari ini Rabu, 28 September 2022 merupakan jadwal atau tahapan penyampaian hasil seleksi tambahan bakal calon hukum tua khususnya yang ada di desa rap-rap. Sebagaimana yang telah di ketahui desa rap-rap merupakan salah satu desa di Minsel yang akan melakukan pemilihan hukum tua atau kepala desa di bulan oktober nanti. Di desa rap-rap sendiri terdapat 10 bakal calon hukum tua yang telah mendaftarkan diri di panitia lokal atau panitia desa, dan sesuai dengan aturan bahwa jika ada lebih dari 5 calon yang mendaftarkan diri maka akan ada seleksi tambahan yang akan di lakukan oleh panitia kabupaten sehingga hanya tersisa 5 calon yang bertanding dalam pemilihan nanti.

Setelah melakukan seleksi tambahan pada 20 sampai 27 September sesuai dengan informasi, hari ini merupakan penyampaian hasil seleksi yang di lakukan panitia kabupaten yang di sampaikan oleh panitia Pilhut yang ada di desa.

Merespon hasil seleksi yang di sampaikan panitia pagi ini, sejumlah masyarakat rap-rap melakukan aksi protes dengan melakukan orasi dan penolakan hasil seleksi yang di bacakan panitia pilhut desa.

Panitia di desa pun memberi penjelasan agar masa menyampaikan orasinya ke panitia kabupaten bukan ke panitia desa karena mereka hanya membacakan hasil keputusan dari panitia kabupaten. "Torang cuma menjalankan tugas, baca hasil seleksi dari panitia kabupaten jadi kalu masyarakat nda tarima ni hasil silakan sampaikan ke panitia kabupaten" ujar ketua Panitia PILHUT desa rap-rap Destu Janis.

Beberapa waktu lalu sempat beredar isu di masyarakat rap-rap bahwa telah ada beberapa calon hukum tua yang merupakan rekomendasi partai sehingga jika ada calon yang mendaftar di luar dari nama-nama yang di rekomendasikan pasti tidak akan di loloskan waktu masuk dalam tahapan seleksi tambahan. Dan isu itu pun sempat di bantah oleh pengurus partai yang terkait, bahwa tidak ada sama sekali namanya rekomendasi partai dalam pemilihan hukum tua saat ini.

Namun pada kenyataannya, nama-nama yang lolos seleksi tambahan yang di lakukan panitia kabupaten yang di sampaikan panitia desa hari ini merupakan nama-nama yang sempat di isukan beberapa waktu lalu yang adalah rekomendasi partai.

Benarkah Panitia Kabupaten Minsel tidak Netral..? atau  adakah Oknum yang bermain dalam seleksi ini..? bagaimana dengan slogan perubahan..? 
Semoga ini semua bisa terjawab, karena sesungguhnya "secepat apapun kebohongan berlari, kebenaran pasti akan mendahuluinya".