Kamis, 24 Juni 2021

Kerinduan Kami Punya Lapangan Olahraga.

Rap-Rap Minsel.
Sebagaimana yang sering di ungkapkan para pemuda di desa raprap sejak bertahun-tahun lamanya belum juga kunjung terealisasikan, pasalnya sampai saat ini kejelasan mengenai lapangan olahraga di desa rap-rap belum juga ada kepastiannya. 
Sebelumnya lapangan olahraga yang terletak di seputaran pantai/rawa desa rap-rap yang juga merupakan tempat pelaksanaan berbagai kegiatan besar baik yang di laksanakan oleh desa maupun kegiatan masyarakat lainnya, kini telah di dirikan bangunan Penyulingan Air dan Pasar Desa.

Selanjutnya lapangan olahraga desa raprap ini di pindahkan di lahan yang baru di tandai dengan adanya kerja bakti membersihkan lahan dan penyampain lewat pengeras suara dari pemerintah desa di kala itu.

Beberapa waktu kemudian, ketika lapangan olahraga baru ini di manfaatkan oleh masayarakat ternyata lapangan olahraga ini harus di pindahkan lagi atau harus di tempatkan di lahan yang baru karena lahan yang baru di gunakan itu akan di bangun gedung sekolah yang sekarang bernama SMAN 1 Tatapan.

Selanjutnya lewat informasi dari pemerintah desa, lapangan olahraga desa rap-rap yang baru kini terletak sekitar 50 meter dari jembatan raprap arah tanawangko (sekarang Area kebun Jagung) kemudian di tempat itu di laksanakan kerja bakti untuk membersihkan lahan tersebut.

Seiring berjalannya waktu, lapangan ini sudah di gunakan untuk berbagai kegiatan olahraga dan kegiatan masyarakat lainnya. Sehingga suatu ketika lapangan ini mulai bertumbuh rumput liar, para pemuda desa rap-rap berinisiatif akan membersihkan lapangan ini dengan peralatan yang seadanya.

Tapi apa yang terjadi, di luar dugaan ternyata ada seorang masyarakat yang mengaku pemilik lahan memarahi para pemuda dan menyuruh mereka meninggalkan lahan itu bahkan gawang sepak bola yang ada di lahan itu di perintahkan untuk di bersihkan.

Mendapat perlakuan itu, para pemuda menyampaikan kejadian yang terjadi ke pemerintah desa, namun sampai saat ini kejelasan mengenai lapangan desa rap-rap ini belum mendapat titik terang, bahkan lahan yang di jadikan lapangan desa yang katanya milik desa kini telah di gunakan pemilik lahan.

Sebenarnya lapangannya di mana.? Lahannya di mana.? Atau adakah dusta di dalamnya.? Atau apa sebenarnya yang terjadi.? Semua hanya waktu yang bisa menjawab. Tidak boleh ada curiga tanpa bukti, atau saling menyalahkan tanpa fakta yang sebenarnya .

Semoga kedepannya, Lapangan olahraga desa rap-rap ini bisa secepatnya di hadirkan di desa raprap mengingat potensi para anak muda dalam bidang olahraga sangat besar bahkan kegiatan-kegiatan besar baik desa maupun gereja sangat membutuhkan lahan yang luas seperti lapangan desa.

Semoga artikel ini bermanfaat dan sekali lagi postingan ini bukan untuk menyinggung suatu individu atau kelompok tertentu tapi ini hanya sebagai bentuk ekspresi kepedulian untuk desa rap-rap tercinta.  Terimakasih Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar